Sinode
GKPB
RENUNGAN
Sinode GKPB
Jl. Raya Kapal No 20, Kapal - Mengwi - Mangupura - Bali
Telp: (0361) 2747624 / 4425362 | Fax: (0361) 4424862 | Email: sinode.gkpb@gmail.com
Ayat Mas Harian
16 Aug 2018
(Yesaya 48: 17)
Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.
RENUNGAN HARIAN

Nats 1: 1 Tawarikh 29:17
Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan. (hati yang murni)

Nats 2: Efesus 4:15
Dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus.

Bacaan Alkitab: Kolose 3:(5-7) 8-11; Ulangan 24:6-22

Bertumbuh Dalam Tuhan

Pertumbuhan adalah bagian dari makhluk hidup. Pertumbuhan menandakan adanya kehidupan. Tanpa pertumbuhan maka itu berarti tidak ada kehidupan. Pertumbuhan juga berarti adanya kesinambungan kehidupan dalam waktu yang lama. Ketiadaan pertumbuhan menandakan akhir dari sebuah kehidupan makhluk hidup. Demikian pula dengan kehidupan beriman kita. Kehidupan beriman kita juga mesti bertumbuh. Kita harus bertumbuh ke arah Kristus dalam segala hal yang benar. Mengapa? Sebab tanpa pertumbuhan, iman kita akan mati dan tidak berdayaguna.

Surat Efesus 4:15 memberi gambaran bentuk pertumbuhan iman yang mesti terjadi. Pertumbuhan tersebut terwujud dengan terus berpegang kepada kebenaran Tuhan di dalam kasih. Berpegang teguh kepada kebenaran Tuhan di dalam kasih adalah salah satu tanda adanya pertumbuhan dalam iman kita. Hal ini perlu terus terjaga dalam pertumbuhan iman kita. Oleh karena itu, dalam 1 Tawarikh 29:17 kita menemukan bahwa untuk dapat menjaga kita terus berpegang kepada kebenaran di dalam kasih, kita perlu untuk mau membuka hati kita untuk diuji Tuhan. 1 Tawarikh 29:17 merupakan bagian dari pujian Daud kepada Allah yang telah menolong dalam persiapan pembangunan bait suci. Daud menyatakan bahwa Allahlah yang dapat melihat ketulusan dan komitmen mereka kepadaNya. Daud yakin bahwa hanya Allah yang sanggup menguji hati dan komitmen mereka. Oleh karena itu, Daud memohon kepada Allah agar sikap hati yang murni dan penuh komitmen tersebut, tetap bertumbuh dan terpelihara selamanya. Seperti Daud, kita juga mesti percaya bahwa hanya Tuhanlah yang dapat menguji hati kita, apakah kita sudah memiliki hati yang murni dan berkomitmen penuh kepadaNya? Kita juga perlu untuk memohon kepada Tuhan agar sikap hati yang murni dan komitmen kita kepadaNya dapat terus bertumbuh dan terpelihara dalam kehidupan kita. Dengan demikian, kita akan dapat terus berpegang teguh kepada kebenaran Tuhan di dalam kasih sebagai bukti pertumbuhan iman kita di dalam Tuhan. Bertumbuhlah dalam Tuhan!

Doa : Tuhan kami mau terus bertumbuh di dalam segala hal kearah Engkau, ya Kristus. Amin
kamis, 15 Feb 2018 | Oleh: IRHB