Sinode
GKPB
RENUNGAN
Sinode GKPB
Jl. Raya Kapal No 20, Kapal - Mengwi - Mangupura - Bali
Telp: (0361) 2747624 / 4425362 | Fax: (0361) 4424862 | Email: sinode.gkpb@gmail.com
Ayat Mas Harian
16 Aug 2018
(Yesaya 48: 17)
Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.
RENUNGAN HARIAN

Nats 1: Mazmur 57:10
Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa.

Nats 2: Kisah Para Rasul 2:11
Kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah.

Bacaan Alkitab: Ulangan 4: 27-35(36-40; Yohanes 10: 1-10

Saksi yang Bersaksi

Saksi adalah orang yang, mengetahui, melihat atau mengalami suatu kejadian tertentu sehingga dapat menceritakan atau menjelaskan peristiwa tersebut dengan benar. Misalnya saksi mata dalam suatu kecelakaan mobil. Keterangan dari seorang saksi mata sangat berguna untuk mengungkapkan suatu fakta yang belum diketahui. Saksi yang mengalami langsung suatu peristiwa akan mudah menceritakan peristiwa tersebut. Saksi berperan penting untuk memberikan informasi dan fakta yang benar.

Dalam konteks hidup beriman, kita semua adalah saksi-saksi Tuhan. Kita menjadi saksi-saksinya karena kita telah merasakan dan mengalami perbuatan-perbuatan Tuhan. Terlalu banyak hal-hal baik yang telah kita alami bersama Tuhan. Semakin banyak kita mengalami karya Tuhan dalam kehidupan kita, maka semakin kita dapat bersaksi di depan sesama tentang karya Tuhan tersebut. Seperti Pemazmur yang ingin bersaksi tentang karya Tuhan yang telah menolong dari kejaran musuh. Melalui ungkapan syukur dan nyanyian, pemazmur ingin bersaksi tentang karya Tuhan. Demikian pula
para murid Yesus dapat bersaksi tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah karena mereka mengetahui dan mengalami sendiri pengalaman bertahun-tahun bersama Yesus yang adalah Tuhan dan Guru mereka. Kesaksian mereka pada peristiwa Pentakosta tentang perbuatan-perbuatan besar Allah didengar oleh orang-orang yang hadir waktu itu. Mereka dengan jelas dan penuh dan penuh keyakinan bersaksi di depan banyak banyak. Hal ini terjadi karena para murid dapat melihat dan merasakan karya Allah dalam manusia Yesus Kristus selama kehidupanNya di dunia. Pengalaman bersama Yesus menjadi dasar yang kuat untuk mereka bersaksi tentang karya Allah dalam Yesus Kristus.

Pengalaman dan pemahaman kita tentang perbuatan-perbuatan Allah akan mendorong kita untuk bersaksi kepada sesama kita. Kesaksian kita akan menjadi berkat dan dapat dirasakan oleh orang lain jika hal itu sungguh berasal dari pengalaman kita bersama Tuhan dalam terang firman Tuhan. Kesaksian kita bukan saja akan menguatkan, meneguhkan, serta menginspirasi orang lain tetapi juga dapat memuliakan Tuhan. Ingatlah bahwa kita dipilih menjadi untuk bersaksi tentang Tuhan dan karya-karyaNya yang besar itu. Dengan demikian lebih banyak lagi orang yang dapat mengalami perbuatan
dan karya Tuhan itu seperti yang telah kita alami. Jadilah saksi yang mau bersaksi, bukan saksi yang diam atau bungkam!

Doa : Tuhan, tolonglah kami untuk dapat menjadi saksiMu dalam seluruh kehidupan kami. Amin
kamis, 07 Aug 2018 | Oleh: IRHB