Sinode
GKPB
RENUNGAN
Sinode GKPB
Gereja Kristen Protestan di Bali
Jl. Raya Kapal No 20, Kapal - Mengwi - Mangupura - Bali
Telp: (0361) 2747624 / 4425362 | Fax: (0361) 4424862 | Email: sinode.gkpb@gmail.com
Ayat Mas Harian
17 Jun 2019
(Yesaya 55: 10-11)
Seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku.
RENUNGAN HARIAN

Nats 1: Ulangan 18: 14
Bangsa-bangsa ini mendengarkan kepada peramal atau petenung, tetapi engkau ini tidak diizinkan TUHAN, Allahmu, melakukan yang demikian.

Nats 2: Kolose 1: 9-10
Paulus menulis: Kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah.

Bacaan Alkitab: Zakaria 8: 20-23; Kejadian 7: 1-16

Semua Butuh Proses

Kata orang : “Tidak ada yang instan di dunia ini, mie instan saja harus direbus terlebih dahulu” ini berarti bahwa semua hal membutuhkan sebuah proses. Namun tidak sedikit orang yang berharap dan berusaha agar semua keinginannya terwujud seketika. Demikian pula, ada banyak tawaran-tawaran untuk mewujudkan keinginan manusia secara instan seperti sihir, ramal meramal, kompromi dengan
kuasa gelap. Apakah hal ini juga terjadi dalam kehidupan orang percaya? Entahlah! Namun yang pasti kita masih menjumpai kecenderungan ini disekitar kehidupan kita.

Ternyata kegiatan ramal meramal sudah ada sejak zaman bangsa Israel. Tuhan mengingatkan mereka bahwa hal-hal semacam itu akan banyak dijumpai ketika mereka masuk ke negeri Kanaan. Meminta petunjuk pada dewa, arwah, roh peramal, atau hal-hal lain di luar cara Tuhan, adalah bentuk pemberontakan terhadap Tuhan. Umat Tuhan haruslah mendengarkan suara Tuhan, dengan cara yang Tuhan tentukan. Aturan yang sama juga berlaku bagi jemaat di Kolose. Ketika Paulus mendengar tentang keadaan jemaat Kolose, ia tidak henti-henti berdoa untuk mereka. Paulus menekankan kepada jemaat untuk memiliki pengenalan yang benar akan Allah. Sehingga tidak mudah terjerumus dalam ajaran-ajaran yang tidak benar. Semua pengetahuan di dunia hanya bertujuan untuk kepentingan diri sendiri. Sementara pengenalan akan Allah membuat perubahan yang luar biasa dan memiliki nilai yang kekal.

Satu hal yang menjadi perenungan kita hari ini, bahwa tidak ada jalan pintas untuk mengenal kehendak dan rencana Allah. Kita harus terus menerus belajar dan menambahkan pengenalan akan Tuhan. Bagaimana caranya? Tentu yang pertama adalah melalui FirmanNya, melalui segala suka duka yang terjadi sebagai sebuah proses kehidupan, melalui komunikasi dan hubungan yang intim dengan Tuhan.
Sehingga kita akan dimampukan untuk berjalan dalam cara dan kehendak Allah. Selamat menjalani proses kehidupan ini.

Doa : Bapa, kami percaya rencanaMu indah bagi kami. Maka tolonglah kami untuk terus belajar mengerti dan menjalani setiap proses kehidupan ini. Amin
kamis, 08 Jan 2019 | Oleh: AS