Sinode
GKPB
RENUNGAN
Sinode GKPB
Gereja Kristen Protestan di Bali
Jl. Raya Kapal No 20, Kapal - Mengwi - Mangupura - Bali
Telp: (0361) 2747624 / 4425362 | Fax: (0361) 4424862 | Email: sinode.gkpb@gmail.com
Ayat Mas Harian
25 Sep 2018
(Kejadian 28:15)
Tuhan berkata kepada Yakub: Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu.
RENUNGAN HARIAN

Nats 1: Yesaya 45: 12
Akulah yang menjadikan bumi dan yang menciptakan manusia di atasnya.

Nats 2: Kisah Para Rasul 17: 27
TUHAN tidak jauh dari kita masing-masing.

Bacaan Alkitab: 1 Korintus 12: 12-18; Yohanse 5: 1-9a

Allahku Maha Kuasa

“Allah kuasa melakukan segala perkara, Allahku maha kuasa. Dia ciptakan seisi dunia, atur s’gala masa, Allahku maha kuasa.” Adalah sebuah pujian yang mau menggambarkan bahwa Allah berkuasa penuh atas sejarah kehidupan manusia. Bisa kita bayangkan apa respon umat Israel ketika Allah menyatakan akan memilih dan mengurapi Koresh untuk menyelamatkan mereka yang diungkapkan dalam kitab Yesaya. Sangat mungkin yang muncul adalah respon negative. Karena, bagaimana mungkin Allah memakai orang yang bukan Israel, yang tidak mengenal Allah untuk menjadi juru selamat mereka! Namun rencanaNya tidak bisa dibatalkan oleh apapun. Hal ini mau menunjukkan bahwa Allah berdaulat atas hidup manusia.

Allah yang sama juga diberitakan oleh Rasul Paulus di Athena. Dimana mereka membangun mezbah untuk menyembah tuhan yang tidak mereka kenal itu. Dengan setia mereka memberikan korban agar tuhan itu tidak menjadi murka. Pada kesempatan inilah Paulus memakai mezbah penyembahan itu untuk menyatakan bahwa hanya ada satu Allah yang Mahakuasa, yang mengatur langit dan bumi. Allah
yang besar itu tidak hanya duduk di atas awan, juga tidak berdiam di dalam kuil yang terbuat dari batu. Karena Ia adalah Roh, dan dapat hadir dimana-mana. Ia dekat dengan kita, bahkan sangat dekat. Ia mendengar setiap perkataan yang kita ucapkan, dan mengetahui segala pikiran kita.

Melalui Firman Tuhan inilah kita diingatkan dan diajak untuk mengakui bahwa kuasa Allah tidak terbatas, dan rencananNya jauh melebihi kemampuan kita. Jika Roh Tuhan ada di dalam hati kita, maka kewajiban kita adalah menjaga hati, jangan ada iri hati, sakit hati, pahit hati. Apa yang Allah lakukan untuk umat-Nya dahulu, juga berlaku untuk umat-Nya sekarang dan selamanya. Muliakanlah Allah dalam seluruh kehidupan ini.

Doa : Allah yang Kudus, Engkau menciptakan alam semesta, dan memelihara-Nya. Di dalam Engkau kami hidup, dan di dalam kasih karunia-Mu kami terus ada. Kami bersyukur atas kasih-Mu yang besar. Amin.
kamis, 12 Jul 2018 | Oleh: AS