Sinode
GKPB
NEWS
Sinode GKPB
Jl. Raya Kapal No 20, Kapal - Mengwi - Mangupura - Bali
Telp: (0361) 2747624 / 4425362 | Fax: (0361) 4424862 | Email: sinode.gkpb@gmail.com
Ayat Mas Harian
25 May 2018
(Yesaya 2:12)
TUHAN semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan.
29th International Work Camp of St Andrew’s University

Internasional Work Camp dari St Andrew Universitas Osaka Jepang, telah diadakan selama liburan musim panas mahasiswa dari 18 Agustus-4 September 2015 di rumah anak Widhya Asih Blimbingsari dan Melaya. Kerja sukarela tahunan ini membawa 20 siswa dari berbagai fakultas di Universitas St Andrews bersama dengan 4 siswa dari Undhira, disertai dengan 4 staf menghabiskan hampir 17 hari di Bali untuk membantu dan mendukung Widhya Asih merawat anak memerangi memiskinkan. Melanjutkan proyek tahun lalu yaitu membuat dinding beton di sisi sungai rumah anak Melaya, tahun ini mereka meneruskan dinding tersebut yang bertujuan untuk memberikan perlindungan yang aman untuk semua orang yang tinggal di dalam rumah anak-anak. Karena kami percaya dengan membangun pagar garis dinding, anak-anak akan aman dari kemungkinan tindakan kriminal luar dan juga tingkat pencurian akan menurun.

Proyek ini dipilih karena Widhya Asih 5 di Melaya memiliki wilayah yang luas. 50% - nya berisi bangunan dan sisanya digunakan untuk pertanian & peternakan. Sayangnya sampai saat ini kawasan yang baru memiliki tembok pembatas hanya 40% saja, sehingga sering kali anak-anak kehilangan pakaian mereka ketika menjemur pakaian di daerah yang tidak memiliki tembok pembatas.

Selama kerja sukarela mereka, para mahasiswa Jepang juga bisa belajar banyak hal dari ini Internasional Work Camp. Sebagai contoh, semua siswa tinggal bersama warga desa Blimbingsari dapat memiliki pengalaman lintas budaya dengan keluarga angkat mereka selama Work Camp. Hal-hal sederhana yang akan menjadi momen tak terlupakan bagi mereka selama mereka tinggal seperti ketika mereka harus berjuang berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia, bagaimana menggunakan kamar mandi Indonesia, bagaimana situasi kehidupan keluarga Bali, mengajar bahasa Jepang di beberapa sekolah lokal dll.

Work camp yang ke 29 ini mengambil tema "Kebahagiaan", yang berarti "Happiness" dalam bahasa Indonesia, menurut anggota kelompok bahwa dengan mengikuti work camp ini mereka membantu anak-anak mencapai kebahagiaan mereka nantinya.

Menurut pemimpin work camp ini Rev. Chaplain Isao Matsudaira menyatakan bahwa, "IWC adalah proyek yang cukup panjang untuk mahasiswa Jepang. Siswa harus mempersiapkan kegiatan mereka dari April, dan kemudian mereka datang ke Bali dan bekerja untuk anak-anak dengan mahasiswa Indonesia di hampir tiga minggu. Setelah mereka kembali ke Jepang, post-training menunggu mereka. Mereka harus membuat sebuah buku yang memperkenalkan kegiatan mereka sendiri, dan untuk mengadakan sesi tanya jawab di kampus pada bulan Desember. Beberapa orang mungkin mengatakan program 9 bulan terlalu panjang; Namun, yang paling siswa akan mampu mengubah konsep dan perspektif mereka dengan cara yang baik melalui program ini. Saya percaya bahwa IWC melengkapi logika pemikiran siswa dan menumbuhkan kehangantan hati".

Senin, 12 Oct 2015 | Oleh: admin sinode

disunting dari WIDHYA ASIH BALI