Sinode
GKPB
NEWS
Sinode GKPB
Jl. Raya Kapal No 20, Kapal - Mengwi - Mangupura - Bali
Telp: (0361) 2747624 / 4425362 | Fax: (0361) 4424862 | Email: sinode.gkpb@gmail.com
Ayat Mas Harian
21 Feb 2018
(Yesaya 52:12)
TUHAN akan berjalan di depanmu, dan Allah Israel akan menjadi penutup barisanmu.
PERAYAAN NATAL BERSAMA MPAG KABUPATEN BADUNG

Supaya Mereka semua menjadi satu, Yohanes 17:21
Tema : Satu untuk semua, semua untuk Satu


Karya Allah yang terbesar adalah di dalam Tuhan kita Yesus Kristus yang datang ke dunia ini untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa. Karya Allah di dalam Kristus yang mengasihi rela berkorban tanpa syarat yang tidak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu. Kasih Allah di dalam Kristus untuk semua orang (universal). Kasih Allah inilah, merupakan anugerah terbesar dan terbaik yang terjadi di dalam diri Tuhan kita Yesus Kristus yang menjumpai dan solider terhadap kehidupan umat manusia. Karena itu siapa saja dapat menerima anugerah keselamatan bagi yang bersedia membuka pintu hatinya kepada Allah. Anugerah keselamatan Allah di dalam Kristus adalah tindakan nyata Allah yang tak ternilai dan tak terukur sehingga umat manusia tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Disinilah peran gereja (kita) untuk mengaktualisasikan – mengimplementasikan kasih Allah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam kehidupan riil. Tentu dalam koridor negara pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Kita adalah satu di atas Bumi Indonesia yang merupakan anugerah Tuhan. Badung, Bali, Indonesia : Rumah Kita Bersama – Kita Indonesia.

 

Kita berperan aktif dalam membangun kesejahteraan masyarakat Badung, Bali, Indonesia. Karena itu, kita mesti bergandengan tangan, bekerja bersama dengan pemerintah dalam kesatuan dan bukan keseragaman artinya, kesatuan merupakan kebutuhan yang hakiki dalam membangun negeri ini lebih damai, sejuk, aman, rukun dan berbudaya. Kita hidup saling mengasihi sebagai sesama anak bangsa – kita bersaudara di dalam Tuhan. Kita adalah sebangsa dan setanah air yang sepatutnya saling asah, asih dan asuh. Cinta Tuhan, cinta sesama dan cinta tanah air.

 

Saudara-saudara yang dikasihi oleh Kristus, marilah kita hidup berdampingan, saling menghargai, tanpa mempersoalkan/mempertajam/memperdebatkan latar belakang agama/kepercayaan, suku, ras dan golongan. Kita menyadari bahwa kebhinekaan adalah realita masyarakat Indonesia yang tidak dapat dipungkiri/dihindarai. Kebhinekaan dalam kesatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan dalam wadah NKRI. Menjalin hidup secara harmonis antara manusia kepada Alllah, manusia dengan sesamanya dan antara manusia dengan alam ciptaan. Kebhinekaan adalah anugerah Tuhan yang kita syukuri yang membuat kita (Indonesia) unik dan istimewa. Kebhinekaan adalah indah di mata Tuhan bagaikan pelangi di langit. Mari kita membangun budaya hidup rukun dalam kebhinekaan, karena kebhinekaan adalah kita.

 

Alangkah indahnya jika kita hidup dengan rukun. Budaya bangsa kita Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah, suka bergotong royong, saling membantu, suka bermusyawarah – mufakat, hidup rukun, saling menghargai dan saling menghormati. Dengan demikian kita dapat mewujudkan kesejahteraan, perdamaian, keharmonisan, kerukunan persaudaraan di dalam kasih Tuhan. Marilah kita mewariskan yang terbaik bagi anak-anak dan cucu-cucu kita kini, disini, untuk dikemudian hari dalam mempersiapkan generasi bangsa yang unggul dimata dunia internasional dan generasi bangsa yang takut akan Tuhan sebagai perwujudan kehendak Tuhan. Taburlah kebajikan dan kasih Tuhan yang menyatukan kita di bumi Badung – Bali – Indonesia sehingga menjadi contoh bagi dunia. Damai di sorga dan di bumi. Terpujilah Allah, Yesus Kristus dan Roh Kudus kini dan sepanjang masa. Amin.



Pesan Natal disampaikan bersama Pemda. Kabupaten Badung
Kertagosa, Kantor Bupati Badung
Sabtu, 14 Januari 2017
Pdt. I Made Budiarsa, M.Si
(Ketua MPAG Badung)

rabu, 08 Feb 2017 | Oleh: admin sinode

disunting dari DEPTUBIN GKPB